Julia Stevanny - Ramalan Fudus Ororpus

Julia Stevanny - Ramalan Fudus Ororpus
Julia Stevanny - Ramalan Fudus Ororpus
Perempuan tua aneh itu datang pada suatu siang dan mengacaukan hidup Deryn. "FUDUS OROROR!" katanya dengan suara bergetar mengerikan. Matanya membeliak dan tangannya bergerak-gerak liar. "Naik. Turun. Lurus. Terputus... Oh, nasibmu sangat buruk, Nak! Kau dilahirkan tanpa garis jodoh! Kau ditakdirkan untuk menjadi perawan tua!"

Diramal begitu jelas membuat Deryn bete. Apalagi Rosaline, adiknya yang kutu buku bilang bahwa ramalan Fudus Ororpus adalah ramalan paling tepat di dunia. Celaka nggak tuh! Dan runtutan kejadian berikutnya yang terjadi dalam hidup Deryn sesuai dengan isi ramalan!

Terus, ramalan itu bener nggak sih? Masa Deryn harus ngejomblo seumur hidup...? Ah, nggak kuat...

Jostein Gaarder - Novel Dunia Anna

Jostein Gaarder - Novel Dunia Anna
Jostein Gaarder - Novel Dunia Anna
"Nova sayang, aku tak tahu bagaimana rupa dunia saat kau membaca surat ini ...."


Bumi 2082, Nova sangat terkejut saat tiba-tiba di terminal online-nya muncul surat dari nenek buyutnya, Anna. Surat yang ditulis 70 tahun lalu, tepat tanggal 12.12.12. Tepat saat nenek buyutnya berusia 16 tahun seperti Nova saat ini.

Sungguh misterius, bagaimana mungkin 70 tahun lalu nenek buyutnya sudah tahu bahwa kelak cicitnya bernama Nova? Dan dari mana nenek buyutnya tahu tentang keresahan-keresahan Nova? Tentang bumi yang sudah tak seindah dulu lagi, tentang spesies yang punah, tanah-tanah yang tenggelam, kutub yang meleleh. Dan, benarkah cincin rubi merah dari legenda Aladin, menjadi kunci untuk mengembalikan keseimbangan bumi? Cincin yang selama ini melingkar di jari Anna, nenek buyutnya?


Jostein Gaarder, penulis Dunia Sophie, kembali dengan Dunia Anna, sekali lagi mengajak kita berkaca. Dengan kisah yang ringan namun penuh makna, Jostein Gaarder kembali mengajak pembaca merenungkan eksistensi manusia dan semesta.

John Grisham - Rumah Bercat Putih - A Painted House

John Grisham - Rumah Bercat Putih - A Painted House
John Grisham - Rumah Bercat Putih - A Painted House
Bagi si kecil Luke Chandler, hari-hari memetik kapas di ladang kakeknya merupakan hari-hari panas yang membosankan dan mengurus tenaga. Mendengarkan siara pertandingan bisbol di radio merupakan satu-satunya hiburan, setelah seharian bekerja di ladang. Tapi, sebagai keluarga petani penyewa tanah, mereka mesti membanting tulang, dengan hasil tidak seberapa. Dalam usianya yang baru tujuh tahun, Luke sudah mengerti bahwa panen baik berarti ada sedikit simpanan uang di bawah kasur; panen buruk berarti mereka mesti hidup dari hasil kebun sayur sendiri kalau ingin makan. Pada tahun 1952 itu, lagi-lagi banjir menggagalkan panen kapas mereka. Kerja keras berbulan-bulan, tanpa hasil nyata. Dan Luke merasa sangat bersalah telah membuat ayahnya membelanjakan sedikit uang yang dimilikinya untuk membeli cat, agar rumah mereka putih dan indah, seperti rumah-rumah para petani yang lebih kaya. Baru terasa olehnya, betapa miskinnya mereka. Kemiskinan inilah yang akhirnya mendorong orangtuanya untuk mengadu nasih di kota. Namun, sebelum mereka berangkat, Luke bertekad untuk merampungkan pekerjaannya mengecap rumah kakeknya.

John Grisham - Juri Pilihan - Runaway Jury

John Grisham - Juri Pilihan - Runaway Jury
John Grisham - Juri Pilihan - Runaway Jury
Di Biloxi, Mississippi, sedang berlangsung sidang gugatan terhadap pabrik rokok. Jutaan dolar dipertaruhkan oleh kedua belah pihak. Sekonyong-konyong, terjadi perubahan suasana. Para juri mulai bertingkah aneh, dan satu di antaranya yakin dirinya sedang diawasi. Maka mereka pun dikarantina. Lalu muncul seorang wanita muda tak dikenal yang menyatakan sanggup meramalkan sebab musabah sikap aneh para juri tersebut. Apakah mereka dimanupulasi, atau bahkan dikontrol, oleh seseorang?
Kalau ya, oleh siapa?
Dan lebih penting lagi... kenapa?

Jed Rubenfeld - Interpretation of Murder

Jed Rubenfeld - Interpretation of Murder
Jed Rubenfeld - Interpretation of Murder
In this ingenious, suspenseful historical thriller, Sigmund Freud is drawn into the mind of a sadistic killer who is savagely attacking Manhattan’s wealthiest heiresses

Inspired by Sigmund Freud’s only visit to America, The Interpretation of Murder is an intricate tale of murder and the mind’s most dangerous mysteries. It unfurls on a sweltering August evening in 1909 as Freud disembarks from the steamship George Washington, accompanied by Carl Jung, his rival and protégé. Across town, in an opulent apartment high above the city, a stunning young woman is found dangling from a chandelier—whipped, mutilated, and strangled. The next day, a second beauty—a rebellious heiress who scorns both high society and her less adventurous parents—barely escapes the killer. Yet Nora Acton, suffering from hysteria, can recall nothing of her attack. Asked to help her, Dr. Stratham Younger, America’s most committed Freudian analyst, calls in his idol, the Master himself, to guide him through the challenges of analyzing this high-spirited young woman whose family past has been as complicated as his own.

The Interpretation of Murder leads readers from the salons of Gramercy Park, through secret passages, to Chinatown—even far below the currents of the East River where laborers are building the Manhattan Bridge. As Freud fends off a mysterious conspiracy to destroy him, Younger is drawn into an equally thrilling adventure that takes him deep into the subterfuges of the human mind.

Richly satisfying, elegantly crafted, The Interpretation of Murder marks the debut of a brilliant, spectacularly entertaining new storyteller.


In 2007 The Interpretation of Murder won the prestigious Best Read of the Year award from Richard and Judy's Bookclub in the UK (comparable to Oprah Winfrey in the USA).

Janice Nathania - Love Command (The Second Chance)

Janice Nathania - Love Command (The Second Chance)
Janice Nathania - Love Command (The Second Chance)
Sejak awal, Shilla tahu hubungannya dengan Ryo tidak akan mudah. Pertengkaran demi pertengkaran tetap menjadi rutinitas mereka, namun bukan itu masalahnya. Shilla sadar perbedaan status mereka begitu mencolok, dan itu akan segera menjadi masalah. Di satu sisi, masih ada sosok lain yang bercokol di hatinya. Dan hatinya kembali tak menentu ketika Arya––kakak Ryo––tiba-tiba kembali dari Paris, menghidupkan kembali perasaan yang dulu tersimpan.

Namun di tengah kebimbangannya, Shilla masih harus menghadapi kejutan lain. Terkuaknya rahasia besar yang umurnya lebih tua daripada dirinya. Kilas balik yang menuturkan kisah Bunda, Ayi, dan keluarga Luzardi. Kenyataan yang akan segera menjungkirbalikkan hidupnya. Juga hatinya.

Janice Nathania - Love Command (The First Fall)

Janice Nathania - Love Command (The First Fall)
Janice Nathania - Love Command (The First Fall)
Wasiat sang bunda dan bros pemberian Ayi—bocah dari ingatan masa kecilnya—membawa Shilla ke Jakarta, tempat kehidupannya berubah. Siapa sangka ia malah terdampar di kediaman mewah keluarga yang kaya raya, dan akhirnya bekerja di sana? Hari-hari Shilla pun tambah berwarna berkat kakak-beradik Luzardi: Arya yang tampan dan baik hati serta selalu ada untuknya, dan Ryo yang arogan dan suka seenaknya. Belum lagi perseteruannya dengan Bianca “Queen Bi”, yang selalu menganggap Shilla saingan terberat dalam memperoleh perhatian Ryo.

Ketika mendapati lambang di rumah keluarga Luzardi serupa dengan brosnya, Shilla yakin bahwa Ayi-nya berada di sana. Namun siapa di antara kakak-beradik itu yang merupakan Ayi? Dan kini di tengah pencariannya, Shilla malah dihadapkan pada perasaan tak menentu terhadap keduanya...

Irena Tjiunata - The Bridesmaid's Story

Irena Tjiunata - The Bridesmaid's Story
Irena Tjiunata - The Bridesmaid's Story
Jadi bridesmaid memang bikin sport jantung! Bridesmaid harus siap membantu mempersiapkan pernikahan, siap menerima curahan hati calon mempelai wanita yang stres berat, dan semua itu harus dilakukan Kesya Artyadevi di sela-sela kesibukannya merancang perhiasan pesanan klien, melayani klien yang heboh dan gila perhiasan, serta mengikuti pameran perhiasan bertaraf internasional.

Tapi itu belum seberapa!

Tambahkan kerepotan itu dengan:
1. Cecilia Almira Saraswati, si calon pengantin wanita yang drama queen dan supersibuk.
2. Finna Salsabila, sepupu Cecil yang ribet dan selalu ikut campur dengan gayanya yang ajaib.
3. Tante Jessica Lionel Andersen, calon mertua Cecil yang tidak menyukai Cecil dan tidak menginginkan pernikahan terjadi.
4. R.A Sekar Ningrum, mantan pacar calon suami Cecil yang ingin merebut kembali sang calon pengantin laki-laki!!!

Semua itu membuat Kesya double repot!!!

Hmmm.... tapi tentu ada sesuatu yang dapat menghapus semua kerepotan yang dialami Kesya.

Apa ya?

Mungkinkah Marco Raphael Eagan, si bestman dengan senyum seksi dan menawan....?

Ilana Tan - In a Blue Moon

Ilana Tan - In a Blue Moon
Ilana Tan - In a Blue Moon
“Apakah kau masih membenciku?”
“Aku heran kau merasa perlu bertanya.”

Lucas Ford pertama kali bertemu dengan Sophie Wilson di bulan Desember pada tahun terakhir SMA-nya. Gadis itu membencinya. Lucas kembali bertemu dengan Sophie di bulan Desember sepuluh tahun kemudian di kota New York. Gadis itu masih membencinya. Masalah utamanya bukan itu—oh, bukan!—melainkan kenyataan bahwa gadis yang membencinya itu kini ditetapkan sebagai tunangan Lucas oleh kakeknya yang suka ikut campur.

Lucas mendekati Sophie bukan karena perintah kakeknya. Ia mendekati Sophie karena ingin mengubah pendapat Sophie tentang dirinya. Juga karena ia ingin Sophie menyukainya sebesar ia menyukai gadis itu. Dan, kadang-kadang—ini sangat jarang terjadi, tentu saja—kakeknya bisa mengambil keputusan yang sangat tepat.

Ida Farida - Soccer Love

Ida Farida - Soccer Love
Ida Farida - Soccer Love
Be Strong, Cadie! "Dasar kurang kerjaan!" Cadie mengucap gemas mendapati lokerbya penuh coretan pilox. Bermacam-macam bunyinya. Ada yang berseru senang, 'Poor Cadie, ha.. ha.. ha..!!!'. Ada juga yang berseru sedih, 'Malangnya! Hiks.. hiks.. hiks..', sok sedih tepatnya. "Kenapa? Hari pertama masuk sekolah udah langsung dapat sambutan?" Tiba-tiba saja sebuah suara terdengar dari kejauhan. Tanpa memalingkan wajahnya pun, Cadie sudah bisa menebak suara siapa itu. Siapa lagi kalau bukan Lily. Musuh besarnya sejak beberapa tahun terakhir. Seseorang yang pastinya tertawa senang melihat kehancurannya. "Apa kabar, Ca? Hissashiburi desu ne (lama ya, nggak ketemu)?" kata Nena, satu dari dua teman setia Lily yang selalu mengikuti kemana pun Lily pergi. Dia sempat jadi temen les Cadie di Japan Foundation setahun yang lalu. Nena berhenti les karena terlalu sibuk ngurusin asmanya. "Minggir!" Cadie menutup loker dan berniat pergi ke kelasnya. "Hei, apa Cadie yang pintar jadi bodoh setelah terlalu lama mendekam di dalam rumah? Sampai-sampai kata untuk menyapa pun lupa." Cadie hanya diam. "Eh, Ca, apa elo..." "Minggir aku bilang! Aku nggak punya urusan sama kalian!" "Oh ya? Tapi sayangnya kita mau tuh cari urusan sama elo," tambah Sheila, teman Lily yang satunya lagi, yang punya postur tubuh mirip pohon kelapa, jangkung dan kurusnya minta ampun. Pokoknya, kurus-sekurusnya manusia deh. Oh ya, ada tambahan. Dia juga rada item. Berkulit coklat tepatnya. Meski memang dia juga nggak kalah cantik dari Lily dan Nena. Ya iyalah.. merrka bertiga anak Cheers. Dan memang seperti itulah biasanya gambaran anak populer yang ikut Cheerleader, cantik. Well, tapi secantik-cantiknya Lily and the gank, tetap saja yang lebih cantik di mata cowok-cowok adalah Canadian Kautsar. Lepas dari arogansi dan sifat dinginnya, cewek yang satu ini punya nilai lebih yang bahkan tiga Lily dan teman-temannya pun tidak bisa menyamai. Dia pintar. Asli pintar. Dia adalah juara umum berturut-turut dari kelas satu sampai kelas dua, penerima tetap beasiswa Guardian berkat prestasinya sejak SD, jago main piano, menguasai tiga bahasa : Jepang, Inggris, dan Korea. Berarti empat kalo ditambah sama bahasa Indonesia. "Ca, kamu tau nggak kalo selama hampir dua minggu ini kita.."

Hilman Hariwijaya - Vanya Kenduri Karet

Hilman Hariwijaya - Vanya Kenduri Karet
Hilman Hariwijaya - Vanya Kenduri Karet
KEHIDUPAN kos selalu punya cerita tersendiri. Ngejar-ngejar ayam tetangga pas kiriman bulanan telat, merekayasa gosip biar pada musuhan, kirim-kiriman surat saat suntuk kuliah, ngerjain penjaga kos yang kelewat streng, dan segala kejadian konyol lainnya.

Kehidupan kos selepas SMA selalu punya warna lain. Saat kita harus bisa ngatur uang sendiri supaya nggak kelaparan di tengah bulan, saat kita ngatur jam tidur sendiri supaya nggak kelabakan pas kuliah pagi, saat kita ngatur kamar sendiri, biar ruang 3X3 muat menampung semua atribut kita.

Kehidupan kos nggak bakal puas diceritain hanya dengan satu buku. Apalagi kalo pelakonnya si gadis mungil nan manis berwujud Vanya. Yang jadi "perawan di sarang pangeran" anak-anak Geologi. Yang jailnya nggak kalah sama anak SMA macam si Lupus dan Olga.

Buat kamu yang masih SMP dan SMA, selamat menelusuri petualangan yang sangat mengasikkan, yang bakal kami alami nantinya. Dan buat yang udah kuliahan, selamat berkaca-kaca... (maksudnya bercermin, gitu!) Biar ketauan belangnya...

Harumi Kawaii - Sakura Wish

Harumi Kawaii - Sakura Wish
Harumi Kawaii - Sakura Wish
Keiko hanya bisa menangis, tak mampu memandang wajah Ryuji yang sedang mengucapkan kata perpisahan dan tetap memutuskan pergi, melintasi hutan Aokigahara yang menyimpan banyak misteri, mendaki gunung Fuji yang penuh diselimuti salju. Banyak yang mendekati Keiko mulai dari Ishikawa, Hiroyuki, cowok pendiam di kelas yang hampir tak pernah tersenyum dan irit bicara.
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Download PDF - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger