Loading...

Trio Detektif 20- Misteri Gunung Monster
Trio Detektif 20- Misteri Gunung Monster
Petualangan Trio Detektif kali ini membawa mereka ke lereng-lereng pegunungan Sierra Nevada. Petualangan mereka berawal dengan kunci yang hilang. Tapi dengan segera masalah menjadi bertambah rumit, ketika mereka mendengar tentang adanya rahasia aneh yang mengancam diri seorang wanita bernama Anna. Dalam pelacakan yang dilakukan, Trio Detektif juga berhasil menemukan kebenaran yang terdapat di balik legenda tentang seorang pertapa, begitu pula tentang suatu makhluk misterius, "Kaki Besar".
0

Trio Detektif 19- Misteri Danau Siluman
Trio Detektif 19- Misteri Danau Siluman
Benarkah kisah-kisah lama itu, tentang adanya harta karun yang berasal dari rampasan perompak, dan yang disembunyikan di salah satu tempat di Phantom Lake-- di Danau Siluman?
0

Trio Detektif 18- Misteri Rumah Yang Mengkerut
Trio Detektif 18- Misteri Rumah Yang Mengkerut
Hanya barang loakan yang tak ada nilainya sama sekali - tapi barang itu milik mendiang abang wanita ningrat yang baru datang dari eropa, dan kini Tuan Putri ingin memperolehnya kembali!

Sialnya, semua sudah dijual. Juga sekumpulan lukisan aneh, yang obyeknya adalah rumah yang makin lama makin mengecil.

Ketiga remaja ini sama sekali tidak mengira barang rombengan itu berharga dan ada orang lain yang juga sangat menginginkannya, dan tidak segan berbuat apa saja.

Sekali ini Trio Detektif berhadapan dengan lawan yang sangat tangguh.
0

Trio Detektif 17- Misteri Nyanyian Kobra
Trio Detektif 17- Misteri Nyanyian Kobra
Nyanyian aneh melengking, menggema dalam rumah tua yang dihuni keluarga Jamison. Pembantu mereka minggat, menjerit ketakutan. Allie Jamison menuduh Hugo Ariel, tamu yang tidak disukainya itulah yang menimbulkan bunyi-bunyian menyeramkan.

Trio Detektif dimintai pertolongan untuk mengusir Ariel. Tapi orang itu memang dilindungi kekuatan aneh - di antaranya... ular yang menyanyi!
0

Trio Detektif 16- Misteri Singa Gugup
Trio Detektif 16- Misteri Singa Gugup
Berbagai peristiwa aneh terjadi di 'Jungle Land', tempat binatang liar dipelihara di alam bebas, sebagai atraksi wisata. Ada sesuatu yang menyebabkan seekor singa besar gugup, dan kemudian melepaskannya! Seekor gorila merusak kandangnya, lalu gentayangan dalam rimba.
0

Trio Detektif 15- Misteri Jejak Bernyala
Trio Detektif 15- Misteri Jejak Bernyala
Ada arwah gentayangan di rumah Potter!

Potter - seniman tua eksentrik yang ahli menciptakan karya tembikar - terkenal karena kebiasaannya memakai jubah panjang putih, dan pergi ke mana-mana tanpa sepatu. Dia menghilang dengan tiba-tiba belum lama berselang. Dan kini di rumahnya muncul sejumlah jejak kaki tanpa sepatu. Jejak kai yang mengobarkan api kehijauan.

Trio detektif langsung mengadakan pengusutan - karena mereka tidak percaya bahwa itu adalah perbuatan hantu.
0

Trio Detektif 14- Misteri Naga Batuk
Trio Detektif 14- Misteri Naga Batuk
Suara yang menyeramkan itu menggema dalam rongga gua yang remang-remang. Trio Detektif tidak berani bergerak. Mereka melihat sesuatu bergerak-gerak. Mereka menuju mulut gua. Sesuatu yang besar dan gelap. Datangnya dari arah laut!

Bentuknya mengerikan, panjang seperti ular raksasa. Kepalanya kecil dan berbentuk segitiga terjunjung tinggi, ujung lehernya panjang dan melengkung. Matanya kuning, menatap ke arah ketiga remaja bagaikan sepasang lampu sorot.
0

Trio Detektif 13- Misteri Kucing Bengkok
Trio Detektif 13- Misteri Kucing Bengkok
Pasar malam di Rocky Beach!... Namun bagi Trio Detektif pasar malam itu bukan sekedar tempat bersenang-senang.

Seorang laki-laki telah membawa lari sebuah hadiah pasar malam itu, kucing mainan yang bentuknya aneh. Keesokan harinya, di surat kabar Rocky Beach terbitan sore terpasang iklan: seseorang bersedia membayar sebanyak dua puluh lima dollar untuk setiap kucing mainan tertentu, kucing bengkok itu! Trio Detektif curiga, mungkin kucing bengkok itu ada hubungannya dengan perampokan bank di San Mateo. Mungkinkah di dalam badan kucing-kucing hadiah pasar malam itu tersimpan sesuatu yang sangat berharga, sesuatu yang bernilai lebih dari seratus ribu dollar? Mungkinkah perampoknya adalah orang pasar malam itu sendiri, The Great Ivan si penjinak singa, atau si badut berwajah murung, atau Khan si manusia baja?
0

Trio Detektif 12- Misteri Bayangan Tertawa
Trio Detektif 12- Misteri Bayangan Tertawa
Patung kecil emas itu kelihatan seperti tertawa nyengir. Padahal sama sekali tadak ada yang lucu. Bagi Trio Detektif hanya ada satu makna dalam kejadian itu: BAHAYA!

Malam sebelumnya mereka mendengar orang berteriak di tepi suatu jalan kecil yang sunyi. Tahu-tahu patung itu jatuh dekat kaki mereka, dilempar dari balik tembok tinggi.

Kini mereka hendak mendatangi seorang ahli yang mungkin bisa menyatakan patung apa yang mereka temukan. Tiba-tiba seorang muncul dari balik semak, mengacungkan pisau. Ia merampas patung tersebut, lalu lari!
0

Trio Detektif 11- Misteri Tengkorak Bersuara
Trio Detektif 11- Misteri Tengkorak Bersuara
Trio Detektif membeli sebuah peti kuno seharga 1 dollar di pelelangan barang-barang tak bertuan. Tetapi sebelum mereka membawa pulang peti tersebut, seorang wanita tua berambut putih berkacamata bingkai emas ingin membeli peti itu seharga 30 dollar. Itu baru permulaan! Kemudia dua orang laki-laki berusaha mencuri peti tersebut dari Jones Salvage Yard. Seorang ahli sulap, Maximillian Mystic, juga menghendaki peti kuno itu dan menawar seharga 100 dollar!
0

Trio Detektif 10- Misteri Gua Raungan
Trio Detektif 10- Misteri Gua Raungan
Pada cetakan ini terdapat kesalahan penulisan yang cukup penting, dihalaman empat disebutkan "Based upon characters created by William Arden". Tampaknya ini adalah kesalahan di bagian penerjemahan/editing, seharusnya "Text by William Arden. Based on character created by Robert Arthur."

***

Sebuah gua tahu-tahu meraung dalam kegelapan malam. Bayangan sesuatu yang besar, hitam dan mengkilat. Kisah-kisah lama tentang Si Tua.

Semua itu tidak meenggentarkan Trio Detektif. Mereka pergi mendatangi sebuah lembah sunyi yang dinaungi Gunung Setan menyelidiki misteri kecelakaan-kecelakaan yang terjadi pada anak buah suami-istri Dalton, kenalan lama ayah Pete. Tapi kemudian mereka berhadapan dengan El Diablo - Si Setan!

Ketegangan memuncak - apalagi karena El Diablo mestinya sudah mati... seratus tahun yang lalu!
0

Trio Detektif 9- Misteri Jeritan Jam
Trio Detektif 9- Misteri Jeritan Jam
"Tolong, Jupe!"

Bukan baru sekali ini Trio Detektif terjerumus dalam bahaya. Kadang-kadang mereka bisa meloloskan diri dengan membeberkan informasi, tidak kali ini. Penjahat yang menyandera Bob yakin sekali Trio Detektif tahu tempat suatu barang barharga disembunyikan, padahal kenyataannya tidak begitu.

Bagaimana Jupiter dapat menyelamatkan Bob? Ia tidak pantas menjadi penyelidik pertama jika tidak berhasil menemukan jalan!
0

Trio Detektif 8- Misteri Labah-Labah Perak
Trio Detektif 8- Misteri Labah-Labah Perak
Pangeran Djaro Montestan mengundang Trio Detektif untuk menghadiri upacara penobatannya menjadi penguasa negara Varania. Tetapi rupanya Duke Stefan - wali negara - tidak ingin melepaskan jabatannya.

Dua minggu sebelum penobatan, Labah-labah Perak lambang kebesaran nasional hilang. Padahal setiap pangeran baru wajib mengenakan kalung perak dengan lambang itu saat penobatan.

Gawatnya lagi, Trio Detektif lah yang dijadikan kambing hitam, dituduh mencuri Labah-labah Perak itu.
0

Trio Detektif 7- Misteri Mata Berapi
Trio Detektif 7- Misteri Mata Berapi
Gus memerlukan bantuan. Paman ayahnya, Horatio August, mengirimkan surat berisi teka-teki yang membingungkan sebelum meninggal. Gus sama sekali tak bisa menebak maknanya. Trio Detektif pun diminta membantu.

Rupanya Horatio mewariskan sesuatu yang sangat berharga kepada Gus. Tetapi wujud barang dan lokasi penyembunyiannya hanya bisa diketahui kalau mereka berhasil memecahkan teka-teki dalam rentang waktu tertentu.

Di tengah-tengah ancaman kawanan Kumis Hitam dan laki-laki dengan tato tiga bintik di dahi yang ikut memburu warisan tersebut, Trio Detektif harus berjuang melawan waktu untuk menolong teman baru mereka mendapatkan apa yang menjadi haknya.
0

Trio Detektif 6- Misteri Pulau Tengkorak
Trio Detektif 6- Misteri Pulau Tengkorak
Sudah bertahun-tahun Taman Hiburan di Pulau Tengkorak terbengkalai. Tak ada lagi orang yang mau datang kesana. Bukan karena pulai itu bekas sarang bajak laut, tapi karena hantu Sally Farrington!

Dua puluh lima tahun yang lalu Sally yang cantik mati disambar geledek diatas korsel. Sejak itu hantu Sally selalu muncul di malam-malam bercuaca buruk, untuk menyelesaikan putaran korselnya yang terputus.

Rombongan pembuat film yang datang di Pulau Tengkorak tidak percaya kepada takhyul. Tapi satu persatu peralatan mereka lenyap. Perahu-perahu mereka seperti ada yang mengutik-utik. Dan hantu Sally benar-benar muncul! Bahkan Trio Detektif menyaksikannya sendiri!
0

Trio Detektif - Misteri Cakar Perunggu
Trio Detektif - Misteri Cakar Perunggu


The Mystery of the Bronze Claw (T3I)
Yang tak terpikirkan telah terjadi...

Titus dan Mathilda Jones telah mengabarkan bahwa mereka akan berlibur ke Oregon! Tentu saja, Trio Detektif dengan cepat melihat kesempatan untuk petualangan dan setuju pergi bersama mereka...


Tetapi Trio Detektif segera menyadari bahwa mereka telah menemukan petualangan lebih dari yang mereka harapkan. Sebuah artefak laut aneh yang muncul kemudian menghilang, legenda bajak laut tua berusia 200 tahun, dan apa di balik semua ini?

0

Trio Detektif - Misteri Warisan Hitchcock
Trio Detektif - Misteri Warisan Hitchcock
The Mystery of the Hichcocke Inheritance (T3I)

Suatu kata-kata membingungkan dalam wasiat terakhir seorang sutradara film terkenal, dan bukti mengarahkan tiga detektif muda Inggris ini pada perburuan harta karun liar.

Bersemangat untuk membantu putri teman lama mereka, Trio Detektif dengan cepat beraksi – tapi nyatanya mereka tidak sendirian!

Pertengkaran antar kerabat, tukang kebun, dan ada pembantu yang tidak akan tinggal diam hanyalah beberapa karakter dengan minat yang sama –mendapatkan bagian dari jarahan!

0

Trio Detektif - Trio Penyamar
Trio Detektif - Trio Penyamar
"Apa kira-kira yang akan terjadi seandainya dulu aku memutuskan untuk menjadi seorang kriminal super?" Jupiter Jones berspekulasi.

Pada hari yang panas itu ia dan Pete Crenshaw sedang duduk di keteduhan bengkel Jupiter yang terletak di luar rumah. Mereka sedang sibuk bekerja dengan tumpukan barang bekas terbaru hasil belian Paman Titus, paman Jupiter.

Pete, penyelidik yang tinggi dan berotot, menjatuhkan obeng yang sedang digunakannya membuka bagian belakang sebuah jam dinding tua. Ia menatap Jupiter dengan mulut terbuka.
"Apa katamu?"
"Aku bilang, apa kira-kira yang akan terjadi seandainya dulu aku memutuskan untuk menjadi seorang kriminal super," ulang Jupiter. "Kau ingat rencana para perampok bank yang menyewa orang-orang kerdil untuk menyamar sebagai kurcaci? Pemimpin perampok itu menawarkan . . . . . .
0

Agatha Christie - Tirai
Agatha Christie - Tirai
Lima pembunuhan di tempat yang berbeda dengan motif yang berbeda! Hanya satu persamaan: X. X terlibat dalam kelima pembunuhan itu dan berada di sekitar lima tempat pembunuhannya terjadi. X-lah otak kelima pembunuhan itu. Tapi dengan liciknya dia berhasil menghindari hukum, menghindari kecurigaan orang. Kelima pembunuhan itu begitu sempurna! Sekarang X berada di Styles. Berarti tak lama lagi akan ada pembunuhan di Styles.
0

Agatha Christie - Sparkling Cyanide - Kenangan Kematian
Six people reunite to remember beautiful Rosemary Barton, who died nearly a year before. The loving sister, the long-suffering husband, the devoted secretary, the lovers, the betrayed wife - none of them can forget Rosemary.

But did one of them murder her?

Titled in America 'Remembered Death'.
0

Agatha Christie - Sepuluh Anak Negro
Sepuluh orang diundang ke sebuah rumah mewah dan modern di Pulau Negro, di seberang pantai Devon. Walaupun masing-masing menyimpan rahasia, mereka tiba di pulau itu dengan penuh harapan, pada suatu sore musim panas yang indah. Tetapi tiba-tiba terjadi serentetan kejadian misteris. Pulau itu berubah menjadi pulau maut yang mengerikan... Panik mencekam orang-orang itu ketika mereka satu demi satu meninggal... satu demi satu...
0

Agatha Christie - Rahasia Chimneys
Tahukah kalian tentang Herzoslovakia?
Negara kecil di semenanjung Balkan itu menjadi fokus seorang petualang ganteng, magnet uang, dan wanita tercantik di London!
Mengapa daerah ini menghubungkan kita dengan sebuah mansion di Chimneys?
Apa lagi jika bukan tentang intrik atau pembunuhan.
0

Agatha Christie - Pesta Halloween
"Aku pernah melihat pembunuhan!" bual Joyce. "Betul, aku benar-benar melihatnya!" Tapi siapa di pesta Hallowe'en itu yang mau percaya kepada gadis tiga belas tahun yang sudah terkenal suka bohong? Malam itu juga, Joyce ditemukan berlutut di samping ember yang berisi apel-apel mengapung. Ada orang yang telah menyurukkan dan menahan kepalanya di dalam air sampai ia mati kehabisan napas. Jelas ada orang dalam pesta itu yang punya alasan untuk mempercayai kebenaran cerita Joyce yang mengejutkan. Tapi siapa di antara sedikit orang dewasa yang hadir para ibu dan bibi, pendeta, dan seorang guru sekolah setempat yang tega mengubah suatu permainan kanak-kanak menjadi pembunuhan yang kejam?
0

Agatha Christie - Perjanjian Dengan Maut
Among the towering red cliffs and the ancient ruins of Petra sits the corpse of Mrs. Boynton, the cruel and tyrannizing matriarch of the Boynton family. A tiny puncture mark on her wrist is the only sign of the fatal injection that killed her. With only twenty-four hours to solve the mystery, Hercule Poirot recalls a remark he overheard back in Jerusalem: "You do see, don't you, that she's got to be killed?"
0

Agatha Christie - Pena Beracun
Kematian menyerang secara diam-diam…

Aku ingat, surat itu tiba waktu kami sedang sarapan. Pengirimnya pasti dari desa ini saja, dan alamatnya diketik. Aku membuka surat itu sebelum dua surat lain yang berstempel pos London. Di dalamnya terdapat sehelai kertas yang ditempeli kata-kata dan huruf-huruf cetak yang telah digunting dari sebuah buku. Sesaat aku menatap kata-kata itu tanpa memahaminya. Kemudian napasku tersekat... Mula-mula surat-surat kaleng yang keji itu hanya menyebabkan rasa takut. Tapi kemudian surat-surat itu menyebabkan kematian. Pertanyaannya adalah siapa yang akan menjadi korban berikutnya...?
0

Agatha Christie - Pembunuhan di Sungai Nil
Gadis itu terbaring miring. Posisinya wajar dan tenang. Tapi di atas telinganya ada lubang kecil dengan bekas darah kering di sekelilingnya. Kemudian pandangan Poirot tertuju pada dinding putih di depannya dan ia menarik napas dalam-dalam. Dinding putih bersih itu dikotori huruf "J" berwarna merah kecokelat-cokelatan yang ditulis dengan gemetar. Poirot membungkuk di atas mayat gadis itu dan dengan hati-hati mengangkat tangan kanan si gadis. Salah satu jarinya bernoda merah kecokelatan...
0

Agatha Christie - Pembunuhan di Orient Express
Dalam sebuah kereta mewah, seorang pebisnis ditikam dengan keji! Pembunuhnya tidak dapat melarikan diri dari kereta karena terjebak salju. Hercule Poirot pun masuk ke dalam kasus ini untuk memecahkan teka-teki tersebut...
1

Agatha Christie - Pembunuhan di Lorong
What clues to murder are reflected in a shattered mirror? What link is there between stolen documents and ghostly apparitions? Who turned a love triangle into a violent act of passion? The answers are "not only unexpected...but unpredictable" (Times Literary Supplement).

Also published as Dead Man's Mirror

Table of Contents
Dead Man's Mirror
The Incredible Theft
Murder in the Mews
Triangle at Rhodes
0

Agatha Christie - Pembunuhan atas Roger Ackroyd
In the village of King's Abbot, a widow's sudden suicide sparks rumors that she murdered her first husband, was being blackmailed, and was carrying on a secret affair with the wealthy Roger Ackroyd. The following evening, Ackroyd is murdered in his locked study--but not before receiving a letter identifying the widow's blackmailer. King's Abbot is crawling with suspects, including a nervous butler, Ackroyd's wayward stepson, and his sister-in-law, Mrs. Cecil Ackroyd, who has taken up residence in the victim's home. It's now up to the famous detective Hercule Poirot, who has retired to King's Abbot to garden, to solve the case of who killed Roger Ackroyd--a task in which he is aided by the village doctor and narrator, James Sheppard, and by Sheppard's ingenious sister, Caroline.

The Murder of Roger Ackroyd is the book that made Agatha Christie a household name and launched her career as a perennial bestseller. Originally published in 1926, it is a landmark in the mystery genre. It was in the vanguard of a new class of popular detective fiction that ushered in the modern era of mystery novels.
0

Agatha Christie - Pembunuh di Balik Kabut
Angin bertiup dari laut. Perlahan -lahan kabut mulai menipis… menipis…

Dibawah sana terlihat sesosok tubuh terkapar tak berdaya… Laki-laki itu berusia empat puluhan, masih bernafas, meskipun pingsan.

Bobby memandangnya. Rambut cokelat yang ikal, hidung yang besar, dagu yang kukuh, sederet gigi yang putih bersih terlihat dari celah bibirnya yang sedikit terbuka, dan ... sepasang kaki yang bertekuk aneh.

Tiba - tiba orang itu membuka matanya, dan mengucapkan sebuah kalimat. "Mengapa mereka tidak memanggil Evans?" Tubuhnya bergetar, kelopak matanya menutup, dan dagunya turun... Laki - laki itu mati.
0

Agatha Christie - Pasangan Detektif
Setelah berhasil dalam Musuh dalam Selimut, Tommy dan Tuppence menikah dan hidup bahagia.

Tapi… enam tahun kemudian, mulai bosan. Tak ada kejadian menarik dan mendebarkan yang mereka alami. Padahal, mereka terlanjur kecanduan bahaya. Mereka butuh tantangan untuk mengasah otak mereka yang brilian dan memuaskan kehausan mereka akan petualangan-petualangan yang penuh resiko.

Sebuah tawaran disodorkan. Mereka mengambil ahli biro detektif swasta yang hampir bangkrut. Kasus-kasus aneh segera bermunculan: lelaki jahat, lelaki berbaju koran, lelaki buta, lelaki dalam kabut, dan... Tommy-Tuppence, pasangan detektif yang cemerlang tetapi konyol, sering sial tetapi pantang menyerah. Banarkah? Apakah Tommy akan terus beraksi meski tahu bahwa nyawa Tuppence menjadi taruhannya?
0

Agatha Christie - Nemesis
In utter disbelief, Jane Marple read the letter addressed to her from the recently deceased Mr Rafiel - an acquaintance she had met briefly on her travels. He had left instructions for her to investigate a crime after his death. The only problem was, he had failed to tell her who was involved or where and when the crime had been committed. It was most intruguing.

Soon she is faced with a new crime - the ultimate crime - murder. It seems someone is adamant that past evils remain buried...
0

Agatha Christie - Misteri Tujuh Lonceng
Reclusive tycoon Sir Oswald Coote and his melancholy wife, Lady Coote, have hit upon the ideal plan to spice up their quiet lives. They'll host a lavish weekend party at Chimneys, their isolated estate, and invite only "bright young things." But the festive mood is clouded by doom. A practical joke involving seven clocks and a sleeping guest has ended in accidental death—and cause for alarm. For the guests may not be all that they appear. And as whispers of a strange club called Seven Dials echo through the halls of Chimneys, all hands will be pointing to murder...
0

Agatha Christie - Misteri Karibia
Sambil duduk berjemur di bawah sinar matahari Karibia, Miss Marple mencoba menikmati kehidupan. Hangatnya sinar matahari memang meredakan ngilu akibat rematiknya, tapi di surga ini tidak pernah terjadi apa-apa.

Akhirnya, ia tertarik pada cerita seorang pensiunan serdadu tentang seorang pembunuh yang dikenalnya. Yang menjengkelkan, tepat saat sang mayor akan menggambarkan seperti apa kenalannya itu, tiba-tiba ada gangguan. Pengalihan perhatian itu berakibat fatal.
0

Agatha Christie - Misteri di Styles
Poirot, a Belgian refugee of the Great War, is settling in England near the home of Emily Inglethorp, who helped him to his new life. His friend Hastings arrives as a guest at her home. When the woman is killed, Poirot uses his detective skills to solve the mystery.
0

Agatha Christie - Mereka Datang ke Baghdad
Baghdad is holding a secret superpower summit, but the word is out, and an underground organization in the Middle East is plotting to sabotage the talks.

Into this explosive situation appears Victoria Jones, a young woman with a yearning for adventure who gets more than she bargains for when a wounded spy dies in her hotel room.

The only man who can save the summit is dead. Can Victoria make sense of his dying words: Lucifer… Basrah… Lefarge.…
0

Agatha Christie - Menuju Negeri Antah Berantah
Thomas Charles Betterton, a famous scientist, has vanished. Conflicting reports of sightings of the missing man have come in from all over Europe. Then, his wife of six months decides to take a holiday to Morocco for a rest.

That's when a strange and surprising series of events begins to unfold. A superb and different mystery from a master at her best.
0

Agatha Christie - Mengail di Air Keruh
Gordon Cloade tewas dalam serangan udara di London. Dia tidak meninggalkan surat wasiat, dan kekayaannya yang besar jumlahnya jatuh pada istrinya yang masih muda, Rosaleen.

Tetapi kepada lima orang telah dijanjikan bagian dari kekayaan itu - lima orang yang sangat membutuhkan uang. Nah, mereka baru akan bisa menerima bagian mereka apabila Rosaleen meninggal sebelum mereka.

Ada lima orang yang punya motif kuat untuk membunuh. Dan terjadilah pembunuhan yang kejam. Tetapi bukan Rosaleen korbannya...
0

Agatha Christie - Maut di Udara
Sementara pesawat mewah Prometheus meluncur menuju Croydon, Hercule Poirot, dengan matanya yang tajam, mengamati rekan-rekan seperjalanannya. Jane Grey yang cantik dan pemalu… Norman Gale yang penuh perhatian… Cicely Horbury yang gelisah… dan si arkeolog muda Jane Dupont, yang dengan gesit meloncat membunuh lebah yang berdengung di atas kepala para penumpang. Tetapi, baru setelah Madame Giselle ditemukan meninggal di bagian belakang pesawat, Poirot melihat ada lebah yang lain-lebah palsu yang sebetulnya adalah duri sumpitan, dan ujungnya dilumuri racun!
0

Agatha Christie - Malam Tanpa Akhir
Penduduk Kingston Bishop berkata siapa pun yang memiliki Gipsy's Acre akan mengalami nasib malang dan kejadian-kejadian berbahaya… dan akhirnya akan mengalami kematian…

Tapi Mike dan Ellie sedang dilanda cinta. Mereka akan mendirikan rumah mereka di Gipsy's Acre, dan kebahagian mereka akan menghapuskan segala masa lalu yang jahat itu untuk selama-lamanya.

Kemudian ancaman-ancaman itu mulai datang. Kecelakaan-kecelakaan, juga teror. Tiba - tiba cita-cita mereka yang indah menjadi mimpi buruk yang penuh dengan ketakutan, pengkhianatan... dan pembunuhan!
0

Agatha Christie - Lapangan Golf Maut
Apakah hubungan antara dua pembunuhan yang dilakukan dengan waktu dua puluh tahun? Antara istri jutawan yang misterius dan kekasih gelap laki-laki itu yang tinggal di villa yang bersebelahan? Antara seorang gadis penghibur yang cantik dan pemerasan yang jahat? Rantai apakah yang menghubungkan sehelai rambut, sebilah pisau pembuka amplop yang berdarah, suatu bekas jejak kaki yang kabur, dan mayat yang wajahnya rusak di lubang golf di sebuah lapangan golf pribadi?
0

Agatha Christie - Kereta 4.50 Dari Paddington
Elspeth McGillicuddy is not given to hallucinations. Until she witnesses a murder at Paddington Station. But did she? No victim, no suspect, no other witnesses. In fact no one believes it really happened at all. Except her friend Miss Jane Marple, and she's returning to the scene of the crime to discover just exactly what Mrs. McGillicuddy saw.

Also published as: What Mrs. McGillicuddy Saw

0

Agatha Christie - Kasus-Kasus Perdana Poirot
The unabridged tales in this Mystery Masters audiobook include all the ones in the print book first published in 1974. With each case, Poirot further proves his reputation as the greatest mind in detective fiction. In "The Plymouth Express," the body of the daughter of a wealthy American industrialist is found stuffed under a train seat. "Problem at Sea" finds a disliked rich woman murdered in a locked room on a ship. "The King of Clubs" involves a prince, his dancer fiancée, and a fiendish bit of blackmail. These gems are alternately read by David Suchet and Hugh Fraser, whose roles as, respectively, Poirot and his sidekick, Captain Hugh Hastings, in PBS's Mystery! series and the Arts and Entertainment's Poirot series are considered definitive.

This collection contains the following stories:
"The Adventure of Johnnie Waverly,"
"The Adventure of the Clapham Cook,"
"The Affair of the Victory Ball,"
"The Chocolate Box,"
"The Cornish Mystery,"
"The Double Clue,"
"Double Sin,"
"How Does Your Garden Grow?,"
"The King of Clubs,"
"The Lemesurier Inheritance,"
"Lost Mine,"
"Market Basing Mystery,"
"The Plymouth Express,"
"Problem at Sea,"
"The Submarine Plans,"
"The Third-Floor Flat,"
"The Veiled Lady,"
and "Wasps' Nest."
0

Agatha Christie - Hotel Majestic
Tiga kecelakaan fatal dalam tiga hari. Tiga kecelakaan yang nyaris merenggut nyawa Nick Buckley, gadis cantik yang tinggal seorang diri di End House. Hercule Poirot yang mengkhawatirkan keselamatannya bertanya-tanya apakah semua itu memang kecelakaan atau usaha pembunuhan? Ia pun niembuka mata dan memasang telinga lebar-lebar. Tapi kecelakaan lain kembali terjadi, dan kali ini korbannya gadis lain.
0

Agatha Christie - Gerbang Nasib
"Huh, buku lagi!" kata Tuppence.
Dia mengucapkan kata itu dengan nada yang agak kesal.
“Apa?" kata Tommy.
Tuppence memandang suaminya di seberang ruangan.
"Aku bilang *buku*," katanya.
"Hm Aku mengerti," kata Thomas Beresford.
Di depan Tuppence tergeletak tiga peti besar. Dari masingmasing
peti itu bermacam-macam buku dikeluarkan walaupun
sebagian besar masih ada di dalamnya.
"Luar biasa," kata Tuppence.
"Maksudmu ruangan yang diperlukan?"
"Ya."
“Apa kau akan menaruh semuanya di rak buku?"
"Aku tak tahu apa yang ingin kulakukan," kata Tuppence.
"Itulah anehnya. Kita tak selalu tahu apa yang ingin kita
lakukan. Ah," desahnya sambil menarik napas panjang.
“Hm,” kata suaminya. “Kau kok aneh. Biasa nya kau selalu
tahu dengan baik apa yang ingin kaulakukan."
"Maksudku," kata Tuppence,, "kita ini kan. sudah tua,
sudah—ya—penyakitanlah. Rematik. Lebih-lebih kalau
menegakkan badan. Misalnya meletakkan buku buku, atau
menurunkan sesuatu dari rak. Rasanya sulit tegak lagi."
"Ya, ya," kata Tommy. "Itu memang kekurangan kita. Itu
yang ingin kaukatakan?'
0

Agatha Christie - Gajah Selalu Ingat
Hercule Poirot berdiri di pinggiran tebing, memandang batu-batuan di bawah sana dan air laut yang memecah di antara batu-batuan tersebut. Di tempat ia berdiri, mayat sepasang suami-istri telah ditemukan. Di sini, tiga minggu sebelumnya, seorang wanita telah berjalan dalam tidurnya, jatuh, dan tewas.

Mengapa semua ini bisa terjadi?

Hercule Poirot bersama sahabatnya, Mrs. Ariadne Oliver - penulis novel - novel detektif yang kondang - harus melangkah mundur, menelusuri tragedi yang terjadi belasan tahun lalu, demi kebahagiaan seorang gadis yang tak bersalah.
0

Agatha Christie - Gadis Ketiga
Hercule Poirot:
Mantan polisi Belgia yang menjadi detektif swasta, perawakannya kecil dan kumisnya besar, sangat teliti dan bangga akan otak serta kumisnya.

Ariadne Oliver:
Wanita Inggris pengarang cerita detaktif, usia setengah baya, gemar mengubah-ubah tata rambutnya, emosional, dan menyombongkan intuisinya.

Berdua mereka melacak suatu pembunuhan.

Seorang gadis mengaku telah membunuh, kemudian menghilang. Tidak ada yang tahu di mana gadis ini maupun di mana pembunuhan itu terjadi. Betulkah gadis ini, yang dikenal sebagai Gadis Ketiga dari antara tiga gadis yang tinggal serumah, telah membunuh? Siapa korbannya? Kapan terjadinya? Di mana? Dan mengapa? Hercule Poirot dan Ariadne Oliver memeras otak dan tenaga mencari jawaban pertanyaan tersebut, sebelum pembunuhan yang serupa terulang kembali.
0

Agatha Christie - Empat Besar
Poirot terkejut ketika seorang pria lusuh muncul di ambang pintu rumahnya. Sesaat pria lusuh itu hanya menatap Poirot, lalu terhuyung dan jatuh. Dalam keadaan setengah sadar, ia menggumamkan, "Mr. Hercule Poirot, 14 Farraway Street," berulang kali. Misteri semakin rumit ketika si tamu asing tak kunjung bicara banyak dan beberapa kali hanya menuliskan angka 4 di kertas. Poirot harus menggunakan sel-sel kelabunya untuk memecahkan persoalan ini, membahayakan nyawa demi mengungkap misteri di balik angka tersebut.
0

Agatha Christie - Buku Catatan Josephine
Meski tinggal di rumah besar yang reyot, keluarga Leonides tampak bahagia. Tetapi semua itu berakhir ketika sang kakek, Aristide, tewas dibunuh.

Kecurigaan tertuju pada janda Aristide, yang usianya lima puluh tahun lebih muda, namun sebelum misteri terpecahkan, seorang anggota keluarga lagi terbunuh.

Charles Hayward, bujangan Inggris yang jatuh cinta pada Sophia Leonides, cucu Aristide, membantu mengungkapkan siapa sesungguhnya pelaku pembunuhan melalui sebuah buku harian
0
 
Download PDF