Loading...

Abbi Glines - Fallen Too Far

Abbi Glines - Fallen Too Far
Abbi Glines - Fallen Too Far
Truk bercampur lumpur pada ban yang kupakai telah kuparkir di
samping rumah yang sedang berpesta itu. Tidak ada mobil buatan
luar negeri mahal disini. Tempat ini paling tidak memuat setidaknya
dua puluh mobil yang menutupi sepanjang jalan masuk. Aku
memarkir truk Ford tua berusia lima belas tahun milik Ibuku di
lapangan berumput, jadi aku tidak akan menghalangi siapa pun.
Ayah tidak bilang padaku bahwa malam ini dia akan mengadakan
pesta. Dia tidak bicara banyak padaku.

Dia juga tidak hadir pada pemakaman Ibu. Jika aku tidak butuh
tempat tinggal, aku tidak mau berada disini. Aku sudah menjual
rumah mungil yang ditinggalkan Nenekku untuk membayar tagihan
akhir dari biaya pengobatan ibu. Yang tersisa hanyalah bajuku dan
truk. Menelpon Ayahku, setelah dia tidak pernah datang walau hanya
sekali selama tiga tahun Ibuku berjuang melawan penyakit
kankernya, sangatlah berat. Meskipun ini juga penting, karena dialah
satu-satunya keluarga yang aku miliki.

Aku menatap pada rumah besar tiga lantai yang mengarah langsung
pada pasir putih di pantai Rosemary, Florida. Ini adalah rumah baru
Ayahku. Keluarga barunya. Aku tidak cocok hidup disini.
Pintu trukku tiba-tiba terbuka. Dengan spontan, aku meraih ke
bawah kursi dan mengambil pistol sembilan millimeterku. Aku
mengayunkannya dan mengarahkannya pada penyusup itu,
memegang senjata itu dengan kedua tanganku siap untuk menarik
pelatuknya.
Loading...

No comments:

Post a Comment